masjidil haram

Jumat, 22 Oktober 2010

Cara Irit Berkomunikasi dengan Jamaah Haji

Jakarta - Sebagian besar jamaah haji asal Indonesia begitu tiba di Jeddah maupun Madinah langsung berganti kartu seluler lokal. Mereka mengganti kartu telepon selulernya agar mudah dan irit untuk berkomunikasi tiap hari dengan teman satu kloternya.

Chariri, salah satu jamaah haji asal Kloter 29 SOC (Jawa Tengah) misalnya, begitu tiba di Bandara Jeddah, pada Rabu (21/10/2010) malam, langsung ditawari SIM card Arab Saudi. Dia memilih kartu Arab Saudi karena katanya lebih murah untuk berkomunikasi dengan teman-teman satu kloter.

"Kalau pakai kartu Indonesia, bisa jebol, karena roaming mahal. Paling mungkin hanya bisa SMS. Tapi, kalau kita sama-sama pakai kartu seluler asal Arab Saudi, bisa jauh lebih murah. Saya barusan telepon-teleponan dengan teman, hanya kurang dari 1 riyal," kata salah seorang jamaah.

Nah, untuk kerabat jamaah haji di Tanah Air jangan lantas khawatir. Anda juga bisa berkomunikasi dengan keluarga yang tengah beribadah di Tanah Suci dengan tarif terjangkau.

Namun awas, Anda jangan asal langsung menelpon karena bisa-bisa kantong Anda keteteran. Cari dulu informasi dari setiap operator yang Anda gunakan dan cara penggunaannya. Sebab, musim haji biasanya selalu dijadikan momentum oleh penyelenggara telekomunikasi untuk menawarkan program promosi. Tentu saja, harganya lebih miring.

Berikut beberapa tarif haji dari sejumlah operator seluler yang dirangkum detikINET:

1. Indosat
Indosat memberikan penawaran khusus bagi yang berangkat haji maupun keluarga di Tanah Air. Bagi yang di Indonesia, anak usaha dari Qatar Telecom ini menawarkan bonus bicara 2 menit untuk pemakaian 8 menit dan layanan Flat Call lewat 01016 dari kartu Matrix, Mentari, IM3, dan StarOne di Indonesia.

Terkait dengan layanan ini, jamaah haji yang berada di Tanah Suci diharapkan untuk memberi tahu nomor mereka kepada keluarga di Tanah Air jika mereka menukarnya dengan kartu lokal.

Lalu tinggal tekan 01016 > Kode negara > Nomor tujuan. Contoh: 01016966123456. Sementara untuk tujuan telpon rumah (PSTN): tekan 01016 > Kode negara > Kode area > Nomor tujuan. Adapun kode negara Arab Saudi adalah 966.

2. XL Axiata
Operator XL Axiata juga menawarkan paket murah dengan bekerjasama dengan Etisalat. Program promo yang berlaku hingga 31 Desember 2010 ini menawarkan diskon bagi layanan jelajah internasional hingga 60 persen bagi pengguna prabayar maupun pascabayar yang menerima telepon selama berada di Arab Saudi.

Menurut Direktur Marketing XL, Nicanor V Santiago, kerabat di Indonesia bisa menghubungi jamaah haji dengan kode 01000. Caranya sama, ketik 01000 + kode Arab Saudi (966) + nomor telepon yang dituju.

3. Telkomsel
Aulia E. Marinto, Deputy VP Corporate Secretary Telkomsel mengklaim, tarif haji Telkomsel bisa hemat hingga 80 persen. Telkomsel sendiri telah bekerjasama dengan operator Zain di Arab Saudi.

Pengguna kartuHALO dikenakan biaya Rp 14.500 per menit untuk menelepon ke Indonesia dan Rp 4.000 permenit untuk menerima telepon. Sementara pengguna simPATI dan Kartu As dikenakan biaya Rp 18.500 per menit untuk menelepon ke Indonesia dan Rp 4.500 per menit untuk menerima telepon.

Khusus pelanggan simPATI dan Kartu As, Telkomsel menyediakan tarif Rp 5.000 per menit bagi para jemaah haji untuk menelepon ke nomor mana pun di Indonesia dengan menggunakan layanan UCB (USSD Call Back).

"Cukup tekan *131*+62#, contoh: *131*+62812345678#. Dengan memanfaatkan tarif super hemat ini, pelanggan sudah dapat menelepon selama 20 menit hanya dengan pulsa senilai Rp 100.000," pungkas Aulia.

4. Axis
Operator Axis, dari PT Natrindo Telepon Seluler, juga gencar menawarkan layanannya di musim haji 2010. Wajar saja jika Axis berani gencar, karena operator ini mayoritas sahamnya memang dimiliki oleh Saudi Telecom Company, perusahaan telekomunikasi raksasa di Arab Saudi.

"Offering kami tahun ini ialah gratis terima telepon dan SMS selama di Arab Saudi," kata Anita Avianty, Head of Corporate Communication Axis.

Axis menawarkan tarif panggilan lokal ke nomor manapun di Arab Saudi Rp 1.500 per menit, tarif panggilan dari Saudi ke Indonesia Rp 6.000 per menit, tarif panggilan dari Indonesia ke semua nomor di Saudi, termasuk Local Roaming Number (LRN) Rp 1.388 per menit, serta paket data roaming Blackberry Rp 50.000 per hari.

5. Tri (3)
Operator Tri (3) juga menawarkan gratis terima telepon dan SMS bebas jelajah internasional. Semua itu bisa terlaksana berkat kemitraan Local Roaming Number (LRN).

"Dilengkapi fitur LRN menjadikan kartu perdana Ibadah memiliki dua nomor dalam satu kartu yaitu nomor Tri Indonesia dan Mobily selaku operator mitra roaming di Arab Saudi," kata Suresh Reddy, Chief Commercial Officer Tri.

Suresh mengatakan, keluarga di Indonesia dapat menghubungi jamaah haji di Arab Saudi dengan tarif Rp 1.500 per menit menggunakan kode akses VoiP 01088 ke nomor lokal Kartu Ibadah atau nomor Mobily yang sudah terintegrasi di dalam kartu Ibadah.

Sementara bagi jemaah yang sedang di Tanah Suci, selain bisa gratis terima telepon dan SMS, juga bisa menelepon ke Indonesia dengan tarif Rp 3.800 per menit, dan Rp 2.100 per menit ke semua nomor di Arab Saudi. Caranya: tekan*6 (nomor tujuan). Contoh *6056345678 lalu tekan 0K/Yes. ( ash / rns )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar